SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA

Minggu, 17 Maret 2013

18 rukun solat


Pengertian sholat sudah dijelaskan pada bab Sholat dan Waktunya. Adapun rukun-rukun sholat fardlu ada 18 yaitu :
1.      Niat
Niat sholat mempunyai pengertian menyengaja melakukan sholat yang dilaksanakan bersamaan ketika melaksanakan takbirotul ihrom dan niat tersebut diucapkan serta diresapi maknanya di dalam hati. Adapun niat sholat pada lisan hanya untuk mempermudah dalam mengucapkan dan memaknai niat dalam hati, karena kewajiban niat sholat adalah diucapkan dan diresapi maknanya dalam hati. Ada beberapa kriteria saat melakukan niat, diantaranya adalah :
  •  Wajib disebutkan kata-kata “usholli atau aku sholat”
  • Jika sholat tersebut sholat fardlu, maka wajib disebutkan kefardluannya dengan kata-kata “fardlol atau fardlu”. Tetapi jika sholat itu sholat sunnah, maka boleh tidak menyebutkan kesunnahannya kecuali sholat sunnah kerena suatu sebab seperti sholat istisqo’ (sholat minta hujan) maka harus disebutkan kesunnahannya.
  • Wajib disebutkan jenis sholatnya, seperti sholat magrib, sholat isya’, sholat subuh, sholat dhuhur, dan sholat ashar
  • Jika menjadi makmum, maka wajib disebutkan menjadi makmum dengan kata-kata “makmuman atau menjadi makmum”. Tetapi jika menjadi imam, maka boleh tidak disebutkan menjadi imam “imaman atau menjadi imam”.
  • Ulama’ sebagian berpendapat bahwa kata-kata “lillahi ta’ala” boleh tidak disebutkan karena setiap sholat itu pasti karena Alla ta’ala. Tetapi sebagian ulama’ mewajibkannya.
  • Niat ini boleh diucapkan dengan bahasa masing-masing daerah tidak harus dengan bahasa arab karena akan memudahkan pengucapan dalam hati dan meresapi maknanya.
2.      Berdiri bagi yang mampu
Sholat fardlu diwajibkan untuk berdiri bagi yang mampu. Jika tidak mampu berdiri, maka dengan duduk. Jika tidak mampu dengan duduk, maka dengan tidur. Jika tidak mampu dengan tidur atau semacamnya, maka dengan isyarat ucapan dan bacaan pada sholat. Adapun sholat sunnah boleh dikerjakan dengan duduk karena berdiri hukumnya sunnah pada sholat sunnah.
3.      Takbirotul ihrom
Takbirotul ihrom adalah takbir yang dilakukan sebagai pembuka sholat. Ada beberapa hal yang harus dimengerti dalam takbirotul ihrom, diantaranya adalah :

  • Takbirotul ihrom wajib dengan kata-kata berbahasa arab “Allahu Akbar
  • Tidak boleh kata “Allahu” diganti dengan asma-Nya yang lain seperti “Ar-rohmanu Akbar
  • Tidak boleh membalik ucapan takbirotul ihrom seperti “Akbar Allahu”.
  • Takbirotul ihrom ini adalah ucapan “Allahu Akbar” dan ucapan itu hukumnya wajib. Sedangkan mengangkat tangan hukumnya sunnah, boleh mengucapkan “Allahu Akbar” tanpa mengangkat tangan.
4.      Membaca fatihah
Dengan basmallah sebagai ayat pertama, maka tidak sah fatihah tanpa basmallah. Jika bacaan fatihah terdapat kesalahan pada huruf atau tasdidnya atau mengganti huruf dengan huruf lain atau sebagainya, maka fatihah tersebut tidak sah dan otomatis sholatnya pun tidak sah kecuali mengulangi bacaan fatihah kembali.
Bagi para orang-orang awan yang tidak fasih dalam membaca fatihah seperti orang-orang tua, maka boleh membaca fatihah meski huruf dan makhrojnya tidak tepat karena itu dirasa batas kemampuan mereka dalam membaca fatihah dan sulit untuk memperbaiki bacaan tersebut. Misalkan orang yang tidak mengerti fatihah dan tidak hafal bacaannya, maka boleh menggantinya dengan tujuh ayat dalam Al-Qur’an secara berurut. Jika ia tidak bisa, maka boleh menggantinya dengan dzikir-dzikir  seperti tahlil, tasbih, tahmid, takbir, dan lain sebagainya sebagai ganti fatihah sekiranya tidak kurang dari huruf-huruf surat fatihah. Dan kesemuanya itu merupakan orang-orang yang dimaklumi dan dima’fu dalam bacaan fatihah.
Membaca fatihah merupakan hal yang wajib dilaksanakan tetapi membaca surat atau ayat-ayat Al-Qur’an setelah bacaan fatihah hukumnya sunnah.
5.      Ruku’
Kesempurnaan ruku’ jika antara punggung dan leher sama rata, mengencangkan kedua kaki dengan kedua tangan yang memegang lutut. Adapun bacaan ruku’ hukumnya sunnah dan boleh tidak dibaca
6.      Tumakninah di dalam ruku’
Tumakninah memiliki arti tenang atau diam setelah bergerak. Artinya ketika melakukan ruku’ harus diam sejenak meski tidak membaca bacaan ruku’. Diam sejenak ini kira-kira tidak kurang dari satu kali bacaan ruku’. Melaksanakan ruku’, i’tidal, sujud, dan duduk diantara dua sujud tanpa tumakninah maka tidak sah sholatnya.
7.      I’tidal
I’tidal adalah berdiri setelah ruku’. Adapun bacaan i’tidal hukumnya sunnah, boleh tidak membacanya
8.      Tumakninah dalam i’tidal
9.      Sujud
Kesempurnaan sujud dengan membaca takbir menjelang sujud tanpa mengangkat kedua tangan, meletakkan kedua lutut, kemudian meletakkan kedua tangan, kemudian meletakkan kening dan hidung sambil menempel pada tempat sujud.
10.  Tumakninah dalam sujud
11.  Duduk diantara dua sujud
Dengan kaki kanan memanjat ke belakang dan kaki kiri terduduki oleh pantat
12.  Tumakninah dalam duduk diantara dua sujud
13.  Duduk tasyahhud akhir/tahiyat akhir
Dengan kaki kanan memanjat ke belakang dan kaki kiri dimasukkan dibawah kaki kanan
14.  Bacaan tasyahud akhir/tahiyat akhir
Bacaan tasyahhud secara sempurna adalah sebagai berikut :
التحيات المباركات الصلوات الطيبات لله السلام عليك ايها النبي ورحمة الله وبركاته السلام علينا وعلى عباد الله الصالحين اشهد ان لا اله الا الله و اشهد ان محمدا رسول الله
15.  Membaca sholawat dalam tasyahud akhir/tahiyat akhir
Setelah membaca tasyahhud, maka diwajibkan membaca sholawat yang secara sempurna sebagai berikut :
اللهم صل على سيدنا محمد و على ال سيدنا محمد كما صليت على سيدنا ابراهيم وعلى سيدنا ابراهيم وبارك على سيدنا محمد و على ال سيدنا محمد كما باركت على سيدنا ابراهيم و على سيدنا ابراهيم في العالمين انك حميد مجيد يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
16.  Salam yang pertama
Salam pertama adalah ucapan salam yang wajib dilakukan dalam mengakhiri sholat. Salam itu harus dilakukan dalam keadaan masih duduk dengan menolehkan kepala ke arah kanan. Sedangkan salam kedua hukumnya sunnah, dilakukan dengan menolehkan kepala ke arah kiri.
17.  Niat keluar dari sholat
Niat keluar sholat diucapkan dalam hati dan dilakukan bersamaan dengan salam pertama, misalnya dengan kalimat “aku keluar dari sholat” atau sebagainya. Ada pendapat lain mengatakan bahwa niat keluar sholat adalah sunnah sholat dan boleh tidak dikerjakan, tetapi pendapat yang lebih unggul niat keluar sholat adalah termasuk rukun sholat.
18.  Tertib
Yakni melaksanakan secara berurutan setiap rukun-rukun yang telah disebutkan.

Keterangan ini diambil dari Kitab Fatkhul Qorib Wal Mujib karangan Syekh Muhammad bin Qosim Al-Ghozi, Hal. 13-14.
Semoga atas rahmat Allah, kita semua, kaum muslimin dan muslimat, senantiasa bisa mengerjakan syariat-syariat-Nya dan cinta di dalamnya...^_^

rukun wudhu


Menurut para ulama fiqih bahwa rukun wudhu ada 6:
1>niat.
2>membasuh muka.
3>membasuh tangan hingga siku.
4>mengusap kepala.
5>membasuh kaki sampai mata kaki.
6>tertib/berurutan.
Dari rukun wudhu yag 6 di atas disebutkan dlm Al-QUR'AN surah Al-Maidah ayat 6 hanya ada 4 yaitu:
1>membasuh muka;
2>membasuh kedua tangan sampai siku;
3>mengusap kepala;
4>membasuh kaki hingga mata kaki.
Seperti bunyi arti dari potongan ayat Al-Maidah ayat 6 berikut ini:
"hai orang2 beriman apabila kamu mau melakukan shalat maka basuhlah wajahmu,tangan2mu sampai ke siku,dan sapulah kepalamu dan kedua kakimu sampai ke
kedua mata kaki....."(AL-MAIDAH:6). 


Kamis, 14 Maret 2013



NIAT SHOLAT FARDHU 5 WAKTU



Berbagi-Kreativitas.blogspot.com - بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Suatu kegiatan aktifitas selain dari Niat Shalat Fardhu 5 Waktu apapun itu bentuknya jika di awali dengan niat baik Insya Allah semata-mata hanya untuk mengharap ridho-Nya niscaya orang itu akan selamat terlindungi dari mala bahaya dunia akhirat. Niat banyak sekali mendengar bahwa niat yang baik adalah dengan mengucapkan lafal niat menggunakan bahasa arab, tapi kenyataannya tidak. 

Pernah mendengar dari salah satu Ulama yang Saya ikuti dalam ceramahnya beliau mengatakan "Percuma! apabila seseorang itu memohon atau berniat tanpa mengetahui apa yang di mohonnya dan apa yang menjadi niatnya" Jadi bisa disimpulkan bahwa niat yang baik harus disertai ilmu yaitu memahami apa yang menjadi niat ataupun do'anya tersebut. Do'a ataupun Niat tidak selamanya harus di ucapkan menggunakan bahasa arab. Allah Subhanahu Wa Ta'ala adalah Tuhan kita yang maha adil, banyak kelonggaran dan kemudahan dalam melakukan ibadah salah satunya adalah niat yang utama untuk ibadah. Hanya orang yang tidak berilmulah mengatakan Islam itu ribet dan lain sebagainya. Maka berilmulah kamu niscaya derajat tinggi akan Allah berikan kepada kamu. Seperti firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala pada Surat Al Mujaadilah 58:11

Al Mujaadilah 58:11
yaa ayyuhaa alladziina aamanuu idzaa qiila lakum tafassahuu fii almajaalisi faifsahuu yafsahallaahu lakum wa-idzaa qiila unsyuzuu faunsyuzuu yarfa'i allaahu alladziinaaamanuu minkum waalladziina uutuu al'ilma darajaatin waallaahu bimaa ta'maluuna khabiirun
[58:11] Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. 

Niat Shalat Fardhu 5 Waktu

Berikut adalah Niat Shalat Fardhu 5 Waktu menggunakan bahasa Arab di lengkapi dengan bahasa Indonesia beserta arti agar sama-sama kita dapat lebih memahaminya.

Niat Shalat Subuh
اصلّى فرض الصّبح ركعتين مستقبل القبلة اداءلله تعالى
Ushalli fardhash shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’aala.
Artinya : Sengaja aku shalat fardhu Subuh dua raka’at menghadap ke kiblat tunai karena Alllah Ta’ala.

Niat Shalat Dzuhur 
اصلّى فرض الظّهراربع ركعات مستقبل القبلة اداءلله تعالى
Ushalli fardhadz dzuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’aala.
Artinya : Sengaja aku shalat fardhu Dzuhur empat raka’at menghadap ke kiblat fardhu karena Alllah Ta’ala.

Niat Shalat Ashar
اصلّى فرض العصراربع ركعات مستقبل القبلة اداءلله تعالى
Ushalli fardhal ‘ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’aala.

Artinya : Sengaja aku shalat fardhu Ashar empat raka’at menghadap ke kiblat fardhu karena Alllah Ta’ala.

Niat Shalat Magrib
اصلّى فرض المغرب ثلاث ركعات مستقبل القبلة اداءلله تعالى .
Ushalli fardhal maghribi tsalaasa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’aala.
Artinya : Sengaja aku shalat fardhu Maghrib tiga raka’at menghadap ke kiblat fardhu karena Alllah Ta’ala.

Niat Shalat Isya
اصلّى فرض العشاءاربع ركعات مستقبل القبلة اداءلله تعالى .
Ushalli fardhal ‘isyaa-i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’aala.

Artinya : Sengaja aku shalat fardhu Isya empat raka’at menghadap ke kiblat fardhu karena Alllah Ta’ala.
Tambahan lafadz niat untuk membedakan Imam dan Makmu:
 (مأموما\ اماما) di baca sesudah اداء 

Senin, 11 Maret 2013

SIFAT WAJIB DAN MUSTAHIL BAGI ALLAH


20 SIFAT WAJIB DAN MUSTAHIL BAGI
 ALLAH
Assalaamu'alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh..
A'uudzubikalimatillaahit tammaati ming syarri maa kholaq.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Bismlillaahir rohmaanir rohiim.
 
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang
.

Sifat 20 (dua puluh) yang wajib dan mustahil bagi Allah Swt, menurut kajian tasawwuf atau sufi adalah termasuk yang harus di ketahui dan di pahami pemahamannya dengan dasar untuk lebih mengerti akan hasil dari riyadhah (perjuangan)  setelah melaksanakan pembersihan atau pengurangan penyakit bathin melalui cara dzikir pada maqamat yang telah di tunjukkan, guna lebih memahami akan sifat Allah Swt sebagai yang wajib di sembah setelah di pahami dengan jalan mentauhidkan Allah Swt, ini sangat terasa manfaatnya untuk mendekatkan diri kepadaNya dan lebih mengenalNya secara syari’ah,
landasan pengertiannya secara umum sebagai berikut :
  1. Seseorang yang beriman harus meyakini bahwa Allah Swt wajib memiliki semua sifat kesempurnaan bagi keagunganNya, dan harus yakin bahwa Allah Swt mustahil memiliki sifat kekurangan yang tidak layak pula bagi keagunganNya, juga harus yakin pula bahwa Allah Swt boleh melakukan atau meninggalkan segala sesuatu yang bersifat mungkin dan pasti bagiNya, seperti ia yang menciptakan, yang mematikan, yang menghidupkan dan sebagainya, ini merupakan sifat keyakinan bagi seseorang muslim dan muslimat yang harus di tanamkan dengan kuat pada hati sanubari setiap orang yang beriman; 
  2. Sifat - sifat kesempurnaan pada Allah Swt yang di nukilkan dalam 20 (dua puluh) sifat adalah sifat kesempurnaan yang hanya layak bagi keagungan Allah Swt,  sudah tentu pula Allah Swt yang wajib memiliki sifat tersebut, hingga sifat - sifat Allah Swt itu sebenarnya tidak hanya terbatas berdasarkan pada 99 (sembilan puluh sembilan) saja
  3. Mengenai sifat Allah Swt yang terdapat dalam Al-Qur'an dan Hadits seperti yang terdapat pada Al-Asma' ul-Husna terbagi dengan berbagai pengertian, yakni :
  • Sifat akan dzat, artinya sifat yang ada pada Dzat Allah Swt, yaitu sifat 20 (dua puluh).
  • Sifat akan Af'al, artinya sifat yang sebenarnya adalah perbuatan Allah Swt, seperti sifat Al-Khaliq, Al-Hayyat dan lain sebagainya.
  • Sifat dzat adalah sifat yang mutlak kepunyaan Allah Swt, contohnya adalah Al-Baqa’ artinya kekal.
  • Dalam pengertian sifat tersebut adalah mustahil pula bagi Allah Swt bersifat Fana, artinya sesuatu yang tidak kekal.
Arti pemahaman di sini adalah ketika Allah Swt memiliki salah satu di antara sifat Af'al (perbuatan), maka kebalikan dari sifat tersebut tidaklah mustahil bagi Allah Swt, seperti sifat Al-Muhyi (maha menghidupkan) dan kebalikannya yaitu Al-Mumit (maha mematikan), Al-Mu'thi (maha pemberi) dan kebalikannya adalah Al-Mani' (maha pencegah) dan lain – lain seterusnya.
Sifat 20 (dua puluh) ini memang di anggap cukup bagi seorang muslim pada meyakinkan bahwa Allah Swt memiliki segala sifat kesempurnaan dan maha suci dari segala sifat kekurangan, di samping juga sesuai dengan tercantum pada Al-Qur’an dan As-Sunnah serta Dalil Aqli, memahami akan sifat - sifat ini bagi yang wajib dan mustahil bagi Allah Swt adalah untuk melengkapi akan tauhidnya bagi seseorang hamba dalam beribadah kepada Allah Swt serta untuk mengenalNya.
Sifat 20 (dua puluh) Wajib Bagi Allah Swt :
  1. Wujud : artinya ada, ketetapan dan kebenaran yang wajib bagi dzat Allah Swt yang tiada di sebabkan dengan sesuatu sebab adalah “ada”.
  2. Qidam : artinya sedia, hakikatnya adalah menafikan bermulanya wujud Allah Swt.
  3. Baqa’ : artinya kekal, Allah Swt kekal ada dan tidak ada akhirnya
  4. Mukhalafatuhu Ta’ala Lilhawadith : artinya Bersalahan Allah Swt dengan segala yang baharu, pada dzat , sifat atau perbuatannya sama ada yang baru, yang telah ada atau yang belum ada. Pada hakikat nya adalah menafikan Allah Ta’ala menyerupai dengan yang baharu pada dzatnya, sifatnya atau perbuatannya.
  5. Qiyamuhu Ta’ala Binafsihi : artinya berdiri Allah Swt dengan sendirinya, tidak berkehendak kepada tempat yang berdiri (pada dzat) dan tidak berkehendak kepada yang menjadikannya, karena ia tidak di jadikan tetapi telah jadi dengan sendirinya, dan tidak berkehendak kepada yang di jadikanNya.
  6. Wahdaniyyah : artinya satunya Allah Swt pada dzat, pada sifat dan pada perbuatanNya, tetapi bukanlah pengertiannya seperti bersatunya dzat tulang, daging, kulit dan lain sebagainya, Allah Swt bebas dari pengertian seperti itu.
  7. Qudrat : artinya kuasanya Allah Swt, satu sifat yang qadim lagi azali yang tetap berdiri pada zat Allah Swt, yang mengadakan tiap - tiap yang ada dan meniadakan tiap - tiap yang tiada.
  8. Iradah : artinya kehendaknya Allah Swt, maknanya penentuan segala tentang ada atau tiadanya, maka Allah Swt yang selayaknya menghendaki tiap - tiap sesuatu apa yang di perbuatnya, artinya kita manusia telah di tentukan dengan kehendak Allah Swt, seperti : tentang rezeki, umur, baik, jahat, kaya, miskin dan lain sebagainya
  9. Ilmu : artinya mengetahuinya Allah Swt, maknanya nyata dan terang akan meliputi dan maha mengetahui akan segala tiap – tiap, tiada yang tersembunyi dan rahasia bagiNya di alam jagat ini.
  10. Hayat : artinya hidupnya Allah Swt, ini sifat yang tetap dan qadim lagi azali pada dzat Allah Swt, ia tidak akan pernah mati, karena mati itu adalah ciptaanNya juga.
  11. Sama’ : artinya mendengarnya Allah Swt, ini sifat yang tetap ada yang qadim lagi azali berdiri pada dzat Allah Swt, tiada sesuatu apapun yang luput dari pendengarannya Allah Swt.
  12. Bashar : artinya melihatnya Allah Swt, hakikatnya ialah satu sifat yang tetap ada yang qadim lagi azali berdiri pada dzat Allah Swt, Allah Swt wajib bersifat maha melihat pada yang dapat di lihat oleh manusia atau tidak, jauh atau dekat, terang atau gelap, zahir atau tersembunyi dan sebagainya.
  13. Kalam : artinya : berkata - katanya Allah Swt, ini sifat yang tetap ada, yang qadim lagi azali, yang berdiri pada dzat Allah Swt, sebagai contoh adalah Al- Qur’an, ini merupakan perkataannya (kalam) Allah Swt yang abadi sepanjang masa.]
  14. Kaunuhu Qadiran : artinya keadaannya Allah Swt, ia yang berkuasa mengadakan dan mentiadakan sesuatu.
  15. Kaunuhu Muridan : artinya keadaannya Allah Swt yang menghendaki dan menentukan tiap - tiap sesuatu.
  16. Kaunuhu ‘Aliman : artinya keadaannya Allah Swt yang mengetahui akan tiap - tiap segala sesuatu.
  17. Kaunuhu Hayyun : artinya keadaannya Allah Swt yang maha hidup, melebihi dari segala sesuatu apapun juga.
  18. Kaunuhu Sami’an : artinya keadaannya Allah Swt yang mendengar akan tiap - tiap segala sesuatu yang maujud.
  19. Kaunuhu Bashiran : artinya keadaannya Allah Swt yang melihatakan tiap - tiap segala sesuatu yang maujudat (berupa sesuatu yang ada ).
  20. Kaunuhu Mutakalliman : artinya keadaannya Allah Swt yang berkata – kata, yaitu sifat yang berdiri dengan dzat Allah Swt.
20 Sifat Mustahil Bagi Allah Swt
Wajib pula bagi tiap muslimin dan muslimat mengetahui akan sifat - sifat yang mustahil bagi Allah Swt, yang menjadi lawan daripada sifat 20 (dua puluh) yang merupakan sifat wajib bagiNya, berikut sifat - sifat yang mustahil bagiNya :
  1. ‘Adam, artinya tiada (bisa mati)
  2. Huduth, artinya baharu (bisa di perbaharui)
  3. Fana’, artinya binasa (tidak kekal/mati)
  4. Mumathalatuhu Lilhawadith, artinya menyerupai akan makhlukNya
  5. Qiyamuhu Bighayrih, artinya berdiri dengan yang lain (ada kerjasama)
  6. Ta’addud, artinya berbilang – bilang (lebih dari satu)
  7. ‘Ajz, artinya lemah (tidak kuat)
  8. Karahah, artinya terpaksa (bisa di paksa)
  9. Jahl, artinya jahil (bodoh)
  10. Maut, artinya mati (bisa mati)
  11. Syamam, artinya tuli
  12. ‘Umy, artinya buta
  13. Bukm, artinya bisu
  14. Kaunuhu ‘Ajizan, artinya lemah (dalam keadaannya)
  15. Kaunuhu Karihan, artinya terpaksa (dalam keadaannya)
  16. Kaunuhu Jahilan, artinya jahil (dalam keadaannya)
  17. Kaunuhu Mayyitan, artinya mati (dalam keadaannya)
  18. Kaunuhu Asam, artinya tuli (dalam keadaannya)
  19. Kaunuhu A’ma, artinya buta (dalam keadaannya)
  20. Kaunuhu Abkam, artinya bisu (dalam keadaannya)
Sifat Ja’iz Bagi Allah Swt
Sifat ini artinya boleh bagi Allah Swt mengadakan sesuatu atau tidak mengadakan sesuatu atau di sebut juga sebagai “mumkin”.
Mumkin ialah sesuatu yang boleh ada dan tiada.
Ja’iz artinya boleh - boleh saja, dengan makna Allah Swt menciptakan segala sesuatu, yakni dengan tidak ada paksaan dari sesuatupun juga, sebab Allah Swt bersifat Qudrat (kuasa) dan Iradath (kehendak), juga boleh - boleh saja bagi Allah Swt meniadakan akan segala sesuatu apapun yang ia mau.
Share on Facebook Share on Twitter 

Sabtu, 09 Maret 2013






Qari Ziyaad Patel Qiraat in the UK May 2008, excellent recital, beautiful voice, Qari Ziyaad is from South Africa. his website is www.qzp.co.za also other many great Albums. Producer Imam Kiani

;;

CARA MERAKIT COMPUTER

Cara Merakit Komputer

Cara merakit komputer bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan seperti yang banyak dikatakan orang-orang. Bahkan, merakit komputer bisa menjadi hal yang menyenangkan, karena bisa dikatakan seperti bermain puzzle. Namun, sebelum kita melakukan perakitan komputer, kita harus mempersiapkan terlebih dahulu komponen-komponen dari komputer yang akan kita rakit. Berikut ini adalah komponen-komponen yang akan digunakan dalam tutorialcara merakit komputer yang disertai dengan gambar kali ini beserta fungsinya:
1. MotherboardCara Merakit Komputer (02)Motherboard merupakan salah satu komponen komputer yang akan digunakan sebagai tempat dimana kita menancapkan atau memasangkan komponen-komponen komputer lainnya misalnya processor, video card, sound card, harddisk, dan lain-lain. Motherboard berguna sebagai pernghubung antara komponen satu dengan komponen yang lainnya agar supaya dapat saling melakukan komunikasi satu sama lain. Masing-masing motherboard mempunyai spesifikasinya sendiri, misalnya processor yang seperti apa yang bisa dipasangkan ke motherboard tersebut serta berapa kapasitas maksimal RAM yang bisa didukung oleh motherboard tersebut.
2. CasingCara Merakit Komputer (03)Casing merupakan salah satu komponen komputer pada cara merakit komputer ini yang yang berfungsi menjadi tempat dimana kita akan meletakkan atau menempelkan motherboard, power supply, optical disc drive, harddisk, dan lain-lain. Casing ini berbeda berdasarkan ukurannya yang dikelnal juga dengan form factor (seperti ATX dan Micro ATX) dimana form factor ini memiliki acuan kepada form factor motherboard yang didukungnya. Jika Anda memberli casing, biasanya didalamnya sudah terdapat power supply yang sudah menempel dan siap digunakan
3. Power SupplyCara Merakit Komputer (04)Seandainya sebuah mobil yang tidak bisa hidup apabbila tidak mempunyai bahan bakar, maka sebuah komputer juga tidak akan dapat menyala apabila tidak mempunyai power supply atau PSU (Power Supply Unit). Power supply merupakan satu komponen komputer yang memiliki fungsi sebagai pensuplai arus listrik ke komponen-komponen lainnya misalnya saja motherboard, harddisk, optical disk drive, dan lain-lain. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saat ini power supply biasanya disertakan di dalam casing jika kita membeli casing komputer.
4. ProcessorCara Merakit Komputer (05)Apabila komputer bisa dianggap seorang manusia, maka processor merupakan otak manusia itu sendiri. Processor atau CPU (Central Processing Unit) merupakan komponen komputer yang memiliki tugas sebagai yang melakukan eksekusi instruksi atau melakukan perhitungan-perhitungan matematika. Saran saya pada artikel cara merakit komputer ini adalah jika Anda ingin membeli sebuah processor, maka Anda sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu socket processor seperti apa yang ada pada motherboard Anda, apakah socket AM2, socket LGA, atau lain. Jika Anda membeli motherboard da processor pada toko yang sama, Anda bisa meminta rekomendasi yang baik dari pemilik toko tersebut, saya yakin mereka pasti akan bisa melayani Anda dengan baik.
5. RAMCara Merakit Komputer (06)RAM merupakan kependekan dari Random Access Memory. RAM adalah komponen komputer yang memiliki tugas untuk menyimpan data secara sementara dari suatu program yang sedang berjalan dimana data-data yang tersimpan tersebut dapat dibaca atau diakses dengan cara acak. Sebelum Anda membeli sebuah RAM Anda sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu slot RAM apa yang ada pada motherboard yang Anda miliki, apakah SDRAM, DDR, DDR2, DDR3 atau lainnya.
6. Video CardCara Merakit Komputer (07)Video card merupakan komponen komputer untuk cara merakit komputer yang memiliki peran yaitu menghasilkan output untuk kemudian ditampilkan pada monitor. Lagi-lagi, sebelum Anda membelanjakan uang Anda untuk membeli video card, Anda mesti mencari tahu slot video card apa yang ada di motherboard yang Anda miliki, apakah slot PCI, AGP, PCI-X, PCI Express, atau lainnya.
7. HarddiskCara Merakit Komputer (08)Harddisk merupakan komponen komputer yang berguna sebagai tempat kita menyimpan data. Makin besar kapasitas harddisk yang Anda punyai, maka makin banyak pulalah data yang dapat Anda simpan di komputer Anda nantinya. Sebelum Anda berbelanja harddisk, Anda mesti tahu interface harddisk yang bagaimana yang ada pada motherboard yang Anda miliki, apakah IDE, SCSI, SATA, atau lainnya.
8. Optical Disk DriveCara Merakit Komputer (09)Sebenarnya, tanpa komponen yang satu ini pun Anda sudah bisa mengikuti cara merakit komputer ini dan menjalankan komputer Anda dengan baik. Namun tanpa komponen ini rasanya sangat kurang lengkap komputer kita, karena tidak bisa memutar film, baik dari VCD, DVD, ataupun blueray. Juga jika Anda nanti ingin menginstal sistem operasi pada komputer Anda yang pada umumnya sistem operasi di jual dalam bentuk CD, Anda akan kesusahan karena tidak ada optical disk drive ini, ya walaupun bisa diinstal dengan USB Flash Drive, namun akan dibutuhkan waktu yang lebih lama lagi. Jika Anda ingin membeli sebuah optical disk drive, Anda sebaiknya mencari tahu interface seperti apa yang ada di motherboard Anda, apakah IDE, SATA, atau lainnya.
Walaupun tanpa sebuah optical disc drive komputer kita bisa nyala atau berfungsi, tetapi rasanya tanpa komponen komputer yang satu ini komputer kita seperti terisolasi dari dunia luar, terisolasi dari dunia luar maksudnya kita akan kesulitan jika suatu saat ingin meng-copy data, meng-install program, menonton film VCD atau DVD, yang semuanya tersimpan di dalam sebuah keping CD atau DVD. Optical Disc Drive ini bisa berupa CD-ROM, DVD-ROM, DVD-RW, Blue-Ray, atau lain sebagainya.
Selain komponen-komponen diatas pastinya yang harus Anda siapkan juga adalah monitor, keyboard, mouse. Siapkan juga sistem operasi yang akan diinstal pada komputer Anda nantinya, CD Driver dan software-software lainnya yang Anda butuhkan nantinya. Siapkan juga beberapa peralatan seperti obeng, tang, dan pinset. Secara umum langkah-langkah cara merakit komputer adalahsebagai berikut:
1. Menyiapkan dan Mengamati Motherboard.
  • Persiapkan motherboardnya dan amatilah setiap bagiannya dengan teliti. Jika perlu Catatlah posisi komponen yang terdapat padanya supaya lebih paham.
Cara Merakit Komputer (10)
  • Bukalah pengunci socket processornya dengan perlahan dengan cara diangkat ke atas.
Cara Merakit Komputer (11)2. Pemasangan Processor
  • Ambillah processor dan perhatikalah bahwa processor memiliki tanda di salah satu sudutnya, tanda ini biasanya berupa lekukan, lubang atau tanda panah.
  • Paskanlah tanda tersebut dengan tanda yang terdapat pada socket processor di motherboard Anda.
  • Apabila Anda melakukannya dengan benar pada cara merakit komputer ini, maka processor akan duduk di socketnya dengan baik dan benar, dan biasanya tidak akan bisa digerakkah ke kanan atau ke kiri lagi.
  • Kunci lagi socket processor tersebut, dengan cara menarik tuas kebawah lalu mengaitkan pada pengunci yang sudah disediakan.
Cara Merakit Komputer (12)3. Memasang Heatsink dan Kipas Pendingin
  • Heatsink biasanya sudah terangkai menjadi satu dengan kipas angin, jadi kita tinggal melakukan pemasangan saja dan untuk melakukannya amat mudah.
  • Namun sebelum melakukan pemasangan, Anda harus memperhatikan posisi kabel daya kipasnya dengan lokasi connector daya yang ada di motherboard. Usahakan jaraknya adalah jarak terpendek dan kabelnya itu jangan sampai bersinggungan dengan kipas.
  • Dalam contoh cara merakit komputer kali ini heatsink yang digunakan adalah heatsink Pentium 4 dengan bentuk bulat dan memiliki 4 buah pengunci di 4 titik disekeliling pendingin yang nantinya akan di tancap ke motherboard.
  • Pasangkan heatsink itu dengan meletakkannya pas berada di atas processor lalu posisikan dengan tepat dudukan pendingin pada motherboard yang sudah disediakan.
  • Untuk menguatkannya kuncilah 4 titik yang ada pada pendingin tersebut menekan dan memutar searah dengan jarum jam dengan memakai obeng plus (+).
Cara Merakit Komputer (13)4. Memasang RAM/Memori
  • Untuk melakukan pemasangan RAM, pada motherboard, bukalah pengunci slot RAM yang terdapat di kedua sisinya.
  • Lihat dengan seksama bahwa setiap keping memori mempunyai parit di sisi bawahnya. Pada cara merakit komputer kali ini kita memakai Double Data Rate Random Access Memory (DDRAM). Seperti yang sudah saya jelaskan diatas bahwa terdapat RAM dengan jenis yang lain, namun sekarang ini sulit ditemui di pasaran dengan keadaan yang baru. RAM ini yang biasa dikenal dengan Syncronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM).
  • Posisikan dengan tepat parit atau celah ini dengan slot memori yang ada di motherboard. Jika tidak cocok, maka jangan memaksakannya, karena bisa merusak memori atau slot memori itu sendiri, dan jika sudah rusak Anda harus membeli yang baru.
  • Tekan kedua ujung RAM dengan perlahan namun dengan sedikit tenaga sehingga terdengar bunyi “klik” yang diakibatkan oleh pengunci RAM yang ada di slot RAM tersebut.
Cara Merakit Komputer (14)5. Menyiapkan Casing
  • Persiapkan casing yang akan dipakai.
  • Letakkan di atas meja, dilantai atau ditempat dimana yang menurut Anda nyaman.
  • Lepaskan sekrup yang terdapat di bagian belakang casing, lalu buka penutup sampingnya dengan perlahan, seperti pada gambar di bawah ini.
Cara Merakit Komputer (15)
  • Paskkan posisi motherboard dengan dudukan yang terdapat di casing.
  • Agar cara merakit komputer ini lancar sampai akhir, yakinkan kaki-kakinya itu akan menopang motherboard Anda pada bagian yang butuh tekanan yang cukup kuat, seperti socket processor atau slot memory. Jangan sampai lupa pada setiap dudukan motherboard yang memiliki lubang baut mesti diberikan sekrup/baut, supaya kokoh dan tidak goyang.
6. Memasang Motherboard
  • Siapkan sekrup-sekrup yang akan dipakai serta obengnya, lalu pasangkan motherboard Anda dengan benar pada dudukan yang disediakan di casing.
  • Kemudian putar searah dengan jarum jam sekrup-sekrup yang dipakai untuk motherboard tersebut dengan baik dan benar.
Cara Merakit Komputer (16)7. Menyiapkan Harddisk
  • Siapkan harddisk Anda, lalu lihat bagian jumpernya. Pada jumper ada pilihan Master, Slave atau Cable Select. Keterangan ini bisa Anda jumpai di permukaan harddisk.
  • Pasangkan jumper di posisi yang Anda diinginkan. Bila perlu gunakan pinset guna mencabut atau memasang jumper pada harddisk.
  • Jika cuma ada 1 buah harddisk saja, maka jumper diposisikan sebagai Master.
  • Namun jika ada 2 buah harddisk yang digunakan pada 1 komputer dan keduanya akan digunakan, maka 1 harddisk dijadikan Master sedangkan harddisk lainnya harus diatur di posisi Slave.
8. Memasang Harddisk ke Casing
  • Beberapa casing memakai sistem bracket yang bisa dilepas dengan mudah guna memudahkan untuk pemasangan harddisk.
  • Dalam artikel cara merakit komputer ini saya menyarankan, gunakanlah sekrup yang pas, jangan kebesaran dan kepanjangan karena akan merusak harddisk, lalu pasang sekrup di dudukan harddisk dengan baik dan benar.
Cara Merakit Komputer (17)9. Menghubungkan Harddisk ke Motherboard
  • Lihatlah bahwa ada dua jenis kabel data IDE, yaitu 40-wire dan 34-wire. Kabel 40-wire dipakai untuk harddisk, sedangkan kabel 34-wire dipakai untuk flopy disk drive (FDD).
  • Instalasi kabel data ini jangan sampai terbalik. Di satu sisi umumnya ada kabel yang berwarna merah yang berarti itu adalah pin nomor 1.
  • Posisi ini juga ada tandanya di harddisk. Wajarnya posisi pin 1 di harddisk (kabel warna merah) ada pas bersebelahan dengan connector daya yang juga berwarna merah.
Cara Merakit Komputer (18)10. Menyiapkan CD / DVD Drive
  • Sama seperti harddisk, CD / DVD drive juga memiliki jumper yang berfungsi untuk menentukan posisi Master atau Slave. Aturlah jumper pada posisi yang Anda ingin.
12. Memasang CD/DVD Drive
  • Untuk melakukan pemasangan CD/DVD drive umumnya kita perlu melepaskan panel depan casing dulu, namun ini juga tergantung dengan jenis atau model casing yang Anda gunakan.
  • Bukalah penutup drive yang berada di panel depan pada casing.
  • Pasangkan CD/DVD drive dengan baik dan benar sampai tidak goyah, lalu tutup lagi panel depan casing Anda (bila memakai panel depan).
13. Menghubungkan CD/DVD Drive ke Motherboard
  • Untuk memasang kabel data IDE yang berasal dari CD/DVD ke motherboard caranya tidak berbeda dengan harddisk.
  • Pasangkan connector CD/DVD, lalu ujung yang satu lagi menuju ke motherboard, di connector yang ada tulisan CD.
  • Jangan sampai lupa, selalu rapikan kabel-kabel yang ada supaya kabel dalam cara merakit komputer ini tidak saling membelit dan semrawut. Aturlah lintasan serta jalur kabel agar rapi, bila diperlukan ikat dengan rapi agar enak dipandang mata.
14. Menghubungkan Kabel Connector Pada Motherboard
  • Sekarang Anda harus menghubungkan kabel-kabel yang ada di casing ke motherboard.
  • Kabel-kabel yang ada di casing terdiri dari switch daya, indikator daya, indikator harddisk, tombol reset serta speaker, seperti yang ada pada gambar di bawah ini.
  • Untuk casing dengan model tertenu yang tersedia panel depan, contohnya universal serial bus (USB), maka kabel-kabelnya juga mesti dikoneksikan ke motherboard supaya bisa berfungsi dengan normal.
Cara Merakit Komputer (19)15. Menghubungkan Kabel Daya
  • Jika suda terpasang semua, kemudian langkah berikutnya cara merakit komputer yaitu mengkoneksikan kabel daya dari catu daya (power supply) ke motherboard, harddisk, dan CD/DVD ROM.
  • Untuk motherboard Pentium 4, paling sedikit ada 2 connector daya yang mesti dipasang, seperti gambar berikut ini.
Cara Merakit Komputer (20)Cara Merakit Komputer (21)
  • lalu koneksikanlah juga kabel daya ke hardisk dan CD/DVD ROM. Bila casing Anda memakai kipas untuk pendinginan, hubungkanlah kipas tersebut ke catu daya atau ke motherboard, sesuai dengan connector yang disediakan agar bisa berfungsi.
Cara Merakit Komputer (22)16. Siapkan Komponen-komponen Bagian Luar
  • Apabila komponen-komponen pada cara merakit komputer yang ada di bagian dalam sudah selesai, selanjutnya adalah komponen-komponen yang ada pada bagian luar, seperti misalnya colokan monitor, colokan keyboard, colokan mouse dan speaker.
Cara Merakit Komputer (23)
  • Untuk komponen-komponen bagian luar ini, kita hanya melakukan penyambungan kabel-kabelnya saja di terminal yang telah ditentukan, misalnya keyboard, mouse, speaker dan lain-lainnya.
  • Ingat dan jangan sampai lupa kabel-kabel daya, baik untuk bagian casing maupun monitor.
17. Memeriksa Catu Daya
  • Telitilah dengan seksama pada catu daya (power supply) yang Anda pakai. Tegangan normal yaitu 220 – 230 Volt. jika terdapat switch, pindahkanlah switch ke sumber tegangan yang memang sesuai.
Cara Merakit Komputer (24)
  • Beberapa catu daya sudah memiliki pemindahan tegangan (switch) antara 110 atau 220 Volt.
18. Komputer Anda Sudah Siap Digunakan
  • Sampai langkah ini komputer Anda sudah siap untuk digunakan dan diinstal sistem operasi.
  • Nyalakan komputer Anda dengam menekan tombol power yang ada, namun sebelumnya berdoa terlebih dahulu, agar tidak ada kendala.
  • Jika tidak ada kesalahan, maka komputer rakitan Anda akan menyala.
  • Jika tidak mau menyala, coba periksa kembali kabel dayanya.
19. Menginstal Sistem Operasi
  • Jika sudah menyala dengan normal, installah sistem operasi yang Anda inginkan agar komputer Anda bisa langsung Anda gunakan.
  • Install juga software-software yang Anda inginkan
Demikianlah artikel cara merakit komputer ini ini saya buat. Jika ada yang salah mohon dikoreksi karena saya juga manusia yang tidak luput dari salah. Saya ucapkan terima kasih karena sudah mau berkunjung ke blog saya. Tinggalkanlah komentar Anda baik dalam bentuk, saran, kiritk,  atau ucapan terima kasih sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras saya membuat artikel ini. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih telah berkunjung ke artikel cara merakit komputer.
Mau copy paste? Baca ini dulu ya :D
http://www.adamkurniawan.com/copyrightSalam
Adam Kurniawan Bagikan artikel ini lewat:

Kata kunci: